Keep The Good Hope…
Wednesday, January 3rd, 2007Hari ketiga di tahun 2007. Pagi ini seperti biasa…dingin. Cuaca buruk ini memang masih terus berlanjut. Jika di daerah bersalju sana banyak terjadi kecelakaan beruntun akibat licinnya jalan karena salju sperti yg kulihat di tayangan VOA Indonesia, maka di sini pun juga byk bencana yg dicipta oleh cuaca ini. Saat kapal laut KM Senopati dgn ratusan korban blm selesai dievakuasi sudah berhembus lagi berita mengerikan tentang hilangnya pesawat Adam Air. Pagi ini selesai solat subuh entah kenapa aku ingin duduk2 dulu di ruang tamu sambil nonton berita pagi di TV sebelum aku mandi. Meng-update bencana pesawat Adam air sambil sarapan bersama papa. Kekonyolan cerita yg simpang siur kemarin membuat semua org gak habis pikir, apalagi membayangkan keluarga para penumpang dan awak pesawat akan nasib sanak keluarga mereka yg masih belum jelas keadaannya.
O God…Aku pun punya seorang adik yg berprofesi pramugari, gak akan sanggup aku membayangkan bila keluarga kami yg mengalami hal ini. Cuaca buruk sering kali membuat kami sekeluarga khawatir setengah mati bila ternyata adikku memang sedang dalam jadwal terbangnya. Do’a ku di subuhku pagi ini kutambah kekhusukanku…memanjatkan permohonan atas segala perlindungan untuk seluruh keluargaku..untuk semua org yg kukenal dan kucintai. Untuk yg dekat atau yg jauh…doaku untuk semua yg ada di hatiku.
Pagi ini… dinginnya cuaca di luar membuatku tetap bertahan dengan kebiasaan mandi air hangatku, pengen sih beralih ke air dingin…tapi kadang gak sampai hati membuat badanku bergetar menggigil. Ditambah lagi di musin hujan ini…hmm…better find the warm first deh…
Selesai mandi, untuk sedikit mewarnai hari ku, pilihan kemeja yg akan kupakai jatuh pada kemeja berwarna secerah pelangi pemberian dari Astrid, Berharap hari ini cerah dan indah semerekah warna2 pelangi.
Setelah selesai doing my hair n my face wz little touch, im totally ready to go to work. Seperti biasa, bersama dengan Apoet sang ojeg…hari ini aku sengaja langsung membawa helm pribadiku berjaga takut spt kmaren si apoet gak bawa helm cadangan utkku. Sialnya kali ini dia bawa helm utkku, tapi aku bersikukuh mau memakai helmku aja secaaarrraa helm yg dia bawa adalah helm tertutup…hmmm…thx kalo aku harus menempatkan kepalaku di dalam sesuatu yg pengap dan berbau nggak jelas…entah bekas siapa pula yg pernah bernafas di dlmnya…
Saat perjalanan ojegku tiba di perempatan lampu merah durentiga delapan, aku sempat melihat beberapa polisi yg sedang berjaga di sekitarnya tiba2 berlari menghampiri sisi jalan, tapi aku masih blm bisa melihat apa yg terjadi, setelah lampu berubah hijau dan motor yg kutumpangi belok ke kiri..suasana jadi semakin riuh…
Pukulan dan tendangan menghantam satu tubuh yg sudah terpuruk di tengah jalan jalur lambat, beberapa pilisi dan petugas DLLAJ sibuk menarik dan berusaha melindungi laki2 yg sejak tadi menjadi bulan2an org di sekitanya…"Maling!!" Jerit beberapa org yg terlihat begitu emosi dan terus berusaha memukul dan menendang bagian tubuh org itu sekenanya, kepalanya pun tak luput dari tendangan…
Motorku sampai sempat menepi…
menyaksikan kebrutalan di pagi ini membuat pelangi yg tadinya ingin hinggap di hariku…seketika memudar…mendung yg bergelayut di langit pagi seperti menambah kelam cuaca hari ini…
Semoga kelam ini segera berwarna…seindah harapanku di tahun ini, begitu juga indahnya doaku untuk semua. Apapun yg sedang kita hadapi…harapan harus selalu tetap ada. Kadang hanya itu yg bisa membuat seorang manusia bisa tetap bertahan dalam keadaannya yg paling terpuruk sekalipun…
Keep the good hope…