Pintaku Pada-Mu

Malam ini ku lihat lagi sesuatu…

Kutemukan lagi pahit itu.

Seketika aku terlempar ke masa lalu, aroma luka semerbak menembus memoriku. Mengalir lagi air mata ini.

Saat aku merasa seperti gadis kecil yg tolol. Maka dungu lah tingkahku. Buruk lah perangai ku. Hanya seperti debu yg tertempel pada sepatu.

Masa lalu….adil kah bila atas nama masa lalu aku membenci??

Aku pernah punya rasa itu…pengorbanan. Sesuatu yg kini ganjil kuketahui. Aku mampu membuat diriku tak menoleh lagi…aku mampu. AKu bisa membuat diriku tetap melangkah ke depan…aku bisa. Tapi aku tak bisa membuat org yg kuharapkan untuk menghapus masa lalunya….paling tidak demi aku yg semoga tidak dianggapnya sekedar debu.

Tuhan Kau yg maha menggenggam semua rasa mulia ini. Kau yg membuatku mencinta dgn segenap rasa tertulus yg pernah hatiku kenal. Jgn biarkan jiwa kecilku tercabik lagi. AKu bisa pergi. Bahkan selamanya dgn mematahkan semua harapku sendiri.

Jika tak kudapat tulus nya dan tak dapat kukecap kasih sayangnya maka kuminta Ikhlas dan Ridho-Mu Ya Tuhan….Jgn Kau biarkan aku mendendam. Kuserahkan semua garis hidupku pada-Mu. Kumintakan bahagiaku pada sandaran yg Kau titipkan untukku…

2 Responses to “Pintaku Pada-Mu”

  1. ali Says:

    masa lalu memang kadang tidak adil buat kita..tp masa lalu bisa membuat kita adil untuk semua…

  2. Moriah Says:

    People should read this.

Leave a Reply